Tuesday, August 6, 2013

Aku Tahu Kamu Hantu

Siapa sih yang tidak senang mendapat hadiah ulang tahun?apalagi yang ketujuh belas? usia yang pada umumnya dirayakan para remaja sebagai penanda fase perubahan menjadi seorang yang lebih dewasa dan matang ke depannya. Tapi sepertinya kesenangan terhadap hadiah ulang tahun tersebut tidak berlaku bagi Olivia atau biasa dipanggil Liv.

Di ulang tahun yang ke tujuh belas, Liv mendapat hadiah spesial turun temurun dari garis perempuan keluarganya yaitu berupa kemampuan supranatural dalam melihat hal-hal ghaib terutama hantu. Ia tidak menyangka bahwa sejak hari ulang tahunnya, Liv terpaksa menjalani hari-hari penuh kesengsaraan setelah satu demi satu ia mendapati hantu-hantu dengan berbagai bentuk dan kondisi yang silih berganti  mendatanginya.

Liv jadi tidak kuasa menahan kegelisahan bercampur rasa takut. Ia merasa tidak siap dengan keadaan aneh yang tiba-tiba seperti ini. Apalagi pernah suatu kali ia didatangi anak tetangganya yang ternyata baru diketahui meninggal karena kecelakaan setelah sebelumnya menampakkan diri dihadapan Liv dalam kondisi yang menggenaskan dan bahkan hampir mendatangi kamarnya untuk meminta pertolongan.

Kebingungan pada kondisi dan sulitnya untuk berbagai pengalaman mistis ini pada orang lain membuat Liv depresi. Ia tidak tahu harus berbuat apa sampai akhirnya menemukan fakta bahwa ibunya juga memiliki kemampuan supranatural yang sama seperti dirinya. Ia jadi merasa tidak sendiri. Di tambah lagi ia pun diberi sebuah diary oleh ibunya agar ia mampu untuk beradaptasi lebih cepat pada kemampuan supranaturalnya yang mungkin akan berguna untuknya kini dan nanti.

 Lambat laun Liv mulai terbiasa dengan keadaan mengerikan disekitarnya. Namun, seiring rasa terbiasa itu, sebuah kasus baru muncul dan melibatkan hantu yang merupakan salah seorang teman seangkatan di sekolah. Nama hantu itu Frans dan ia mendatangi Liv  dalam keadaan luka dan lebam di sekujur tubuhnya. Hantu itu meminta pertolongan Liv untuk mencari jasadnya yang berada disuatu tempat di sekitaran sekolah. Awalnya Liv mencoba menghiraukan permohonan itu namun setelah beberapa kejadian, termasuk ketakutan dan tangisan Saras  karena  sekelompok geng cowok populer di sekolah membuat Liv  mau tidak mau mengabulkan permohonan Frans. Liv pun mencoba memberanikan diri  untuk menceritakan pengalaman supranaturalnya dan keinginan untuk mencari jasad Frans pada Daniel, teman baiknya. Ia yakin mungkin ada saat baginya untuk berbagi dan satu-satunya orang itu pastilah Daniel. Namun , bukannya mendapatkan dukungan, Daniel malah menganggapnya keliru dan menarik diri.  Mereka kehilangan kontak satu sama lain selama beberapa saat. Liv merasa kesal namun hal itu tak menyurutkan tujuannya untuk menemukan jasad Frans. Yang Liv perlukan hanyalah keberanian untuk mencari jasad itu dengan bantuan hantu Frans dan  segera memberitahu orang tua Frans agar dapat mengistirahatkan jiwa dan raga Frans dengan memakamkannya dengan layak.

Tapi, akankah semudah yang Liv pikirkan itu? akankah ia bisa menemukan jasad Frans meski dengan bantuan hantu Frans sekalipun? pertanyaan susul menyusul menghampirinya dan membuatnya bingung. Ia bahkan juga harus menghadapi masalah yang semakin lama semakin rumit dan melibatkan geng cowok populer di sekolahnya yang juga ternyata menyimpan rahasia yang tak akan pernah Liv lupakan selamanya.

Novel horor sebenarnya bukanlah genre favoritku, namun entah kenapa belakangan novel sejenis ini sedang menarik minatku. Seperti misalnya Danur karya Risa Saraswati yang sukses membiusku dengan kisah hantu anak Belandanya dan kini Eve Shi mempersembahkan kisah hantu gentayangan dalam atmosfer sekolahan dan keduanya pun sama sama menarik, sama sama mencekam.

Alur ceritanya sebenarnya kalau bisa dibilang mainstreem, tidak ada yang benar-benar baru. Akan tetapi yang membuat novel ini cukup membekas di hati adalah karena alur ceritanya tersebut di olah dengan diksi penulis yang lancar,tidak kaku, dan juga diisi oleh banyak pembendaharaan kata baru (sesungguhnya aku baru kenal istilah seperti nanap, tergugu, dan lain sebagainya). Ditambah lagi penulis mampu menciptakan suasana horor yang menegangkan dan membuat seolah pembaca ikut berada ditengah petualangan Liv atau bahkan menjadi Liv itu sendiri. (guess what aku membaca ini jam 1 malam loh!!benar-benar uji nyali beneran..)

Dari segi covernya, tentu saja tak perlu diragukan lagi, Gagas Media memang juara dalam hal ini. Ilustrasi covernya sangat menarik dan 'mengundang'. Apalagi di setiap bab kita juga akan menemukan ilustrasi horor yang istimewa yang akan menemani disetiap plot cerita yang sajikan. Betul-betul ilustrasi yang tak terlupakan. hahahaha

Overall, sejauh ini ada beberapa hal yang cukup mengangguku. Seperti misalnya pada twistnya yang sebenarnya kuharapkan dapat diubah. Terlalu mudah untuk menebak siapa pelaku pembunuhan karena sepertinya penulis hanya menyoroti dan menggiring untuk menyudutkan ke suatu objek saja, tidak mencoba membuat pembaca berpikir dan menebak-nebak. Padahal kalau saja hal itu dilakukan pastinya novel ini akan lebih menarik. Dan lagi  pada bagian epilognya. Sangat amat menggantung dan itu membuatku kesal sekaligus penasaran. Bukannya banyak yang belum di bahas seperti bagaimana dengan perasaan Gilang pada Liv yang belum ada jawaban pasti? lalu  tidak adakah yang bisa memberitahuku dengan jelas mengapa hanya garis perempuan dengan status anak sulung saja yang mendapatkan kemampuan supranatural ini? ah masih cukup banyak yang membuatku bertanya-tanya. Kuharap akan ada lanjutannya, semoga saja ya.


=================

Judul :Aku Tahu Kamu Hantu
Penulis : Eve Shi
Penerbit: Gagas Media
Terbit : @2013
ISBN :  979-780-652-9
Tebal : 269 hal

=================

2 comments:

  1. Wah ternyata Gagas mulai mengeluarkan buku hantu lagi ya? Kyahhh... T_T, pengen...

    ReplyDelete
  2. kyaaa kk udah nulis review lagi ya..tetap semangat nulis kk, selalu ditunggu reviewnya. ^^

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...