Friday, July 9, 2010

Hafalan Shalat Delisa

Namanya Alisa Delisa. Gadis kecil berumur 6 tahun asal Lhok Nga ini,hidup di keluarga religius yang bahagia bersama ibunya--Ummi Salamah,dan ketiga kakak perempuannya; Fatimah,Aisyah,dan Zahra. Sedangkan ayah Delisa, Abi Usman bekerja di kapal tanker perminyakan dan hanya pulang sekali dalam tiga bulan. Dalam keseharian,Delisa memiliki sifat yang ceria dan suka bersahabat dengan siapapun,karena itu semua orang menyukai keberadaan gadis kecil itu.

Di keluarga Delisa, terdapat tradisi, bila seorang anak telah hafal bacaan shalat maka akan mendapat sebuah kalung yang diinginkan. Oleh karena itu, Delisa pun semakin giat menghafal bacaan shalat karena kalung indah telah dipersiapkan setelah ia menyetor bacaannya disekolah,sebuah kalung berinisial D untuk Delisa.

Tepat pada hari yang paling diingat seluruh dunia,26 desember 2004. Tsunami menghantam wilayah aceh tidak terkecuali Lhok Nga. Saat itu, Delisa tengah menyetor hafalan shalatnya di kelas dan ia pun tidak sempat menyelesaikan bacaan sujudnya karena ia telah terbawa gelombang besar tsunami. Ia terbawa cukup jauh dari Lhok Nga dengan keadaan yang penuh lebam dan luka-luka di sekujur tubuhnya.

Hidup Delisa pun berubah total 180 derajat. Rambutnya digunduli,tanganya digips,dan lebih parah lagi kakinya di amputasi. Delisa juga kehilangan ketiga kakak perempuannya dan ibunya juga hilang tanpa jejak. Tapi yang mengherankan adalah sikap Delisa yang tulus ikhlas menerima cobaan yang menimpanya ini dan tetap memikirkan hafalan shalatnya yang tiba-tiba menghilang begitu saja.

Delisa tercenung memikirkan keganjilan hafalan shalat yang tidak kunjung terhafal olehnya. Ia semakin putus asa, sampai akhirnya sebuah mimpi memberikan Delisa penjelasan dari semua hal itu. Ternyata Delisa selama ini melakukan kesalahan dengan menghafal bacaan shalatnya bukan ikhlas semata-mata karena Allah SWT,melainkan mengharapkan imbalan berupa kalung. Menyadari hal itu,Delisa memohon ampun kepada Allah SWT dan kembali menyempurnakan shalatnya dengan ikhlas.

Akhirnya,setelah Delisa berhasil menyelesaikan shalat sempurna pertamanya, ia menemukan mayat ibunya tengah memegang kalung yang berinisial namanya; D untuk Delisa.

Pelajaran yang sungguh berharga dan memberikan pemahaman mendalam mengenai arti dari sebuah keikhlasan dalam konteks yang sederhana. Oleh karena itu, tidak salah bagiku untuk menempatkan novel ini sebagai buku terbaik dan paling kusukai hingga saat ini.

=================

Judul : Hafalan Shalat Delisa
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Republika
Terbit : @2009
ISBN :
Tebal : 270 hal

=================
Postingan khusus dalam rangka Writing Challenge yang diadakan oleh BukuMoo123. :)
Writing Challenge

3 comments:

  1. looks like interesting book. pernah baca tere liye, tapi yang rembulan di matamu. bagus juga yang itu, simple plot, tapi menyentuh. :)

    ReplyDelete
  2. berkunjung.. wah kayanya emang ni buku bagus banget ya, banyak yang suka.. makasih uda ikutan.. aku catet dulu..

    ReplyDelete
  3. subhanallah aku sampe merinding dan tersentuh mendengarnya.... thanks infonya...pengen banget baca bukunya!!!

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...