Astrid Kim atau Kim Hye Ri bukanlah gadis biasa. Ia mempunyai kemampuan supranatural yang membuatnya bisa melihat hantu. Kemampuan itu ia dapatkan setelah kecelakaan bertahun-tahun silam yang hampir merenggut nyawanya sendiri. Sejak saat itu, kakak laki-lakinya, Juna Kim yang juga memiliki kemampuan supranatural yang sama berusaha bersikap protektif terhadap Astrid meskipun hal ini membuat Astrid terluka.
Hingga suatu hari, Astrid bertemu hantu bernama Park Yoo Shin. Perkenalannya dengan Yoo Shin di bandara membawa Astrid bertemu dengan Ray Siwon, seorang penyanyi terkenal Korea.
Yoo Shin pun menceritakan kasus pembunuhan yang menimpanya pada Astrid dan meminta tolong pada gadis itu untuk memperingatkan adiknya bahwa Hong Suk Kwan ingin membunuhnya. Dan bahwa dia meninggal karena dibunuh oleh adik Hong Suk Kwan, Hong Se Kyung, wanita yang sama-sama mereka cintai.
Hong Suk Kwan dan Se Kyung sama-sama menaruh dendam terhadap keluarga Siwon dan Yoo Shin sejak kematian ayah mereka. Karena itu, Suk Kwan melakukan segala cara termasuk menyuruh Se Kyung memperalat keduanya dan membunuh mereka berdua. Namun, Se Kyung tidak bisa tinggal diam. Ia tahu bahwa dia mencintai Siwon dan tak akan tega membunuhnya. Ia pun lalu memilih menjerumuskan Yoo Shin dan membunuhnya dalam waktu singkat.
Sementara itu, Se Kyung yang telah membunuh Yoo Shin diam-diam dihantui perasaan bersalah yang teramat dalam. Perasaan dendamnya dulu kini telah hilang begitu saja setelah ia tahu dendam tak akan pernah menyelesaikan masalah. Se Kyung pun mencoba untuk menghentikan aksi balas dendam Su Kwan dengan menemui Siwon dan menjelasakan semua aksi kejahatannya.
" Pembalasan dendam hanya akan melahirkan dendam yang lebih besar, dan penderitaan yang tak pernah berakhir."
Siwon sendiri awalnya tak mampu menerima semua kebenaran yang terungkap dihadapannya. Namun seiring waktu, Siwon sadar dan bersimpati pada Se Kyung. Ia tahu Se Kyung, gadis yang ia cintai dulu punya luka traumatik dari masa kecilnya hingga ia mengambil keputusan besar untuk membunuh seseorang. Tapi dilain hal simpati itu tidak akan pernah bisa membuatnya untuk kembali mencintai Se Kyung lagi setelah semua kejadian yang terjadi. Apalagi kehadiran Astrid akhir-akhir ini disisinya membuat Siwon merasa posisi Se Kyung dihatinya saat ini telah tergantikan oleh Astrid.
Disamping itu Juna yang tahu perasaan Siwon tersebut mendadak
merasa cemburu. Ia tidak rela Astrid yang juga memiliki perasaan yang sama
mencoba menjalin hubungan dengan laki-laki lain selain dirinya.Karena itu,Ia menjadi
semakin protektif menjaga Astrid dengan menjauhkannya dari Siwon. Bahkan Juna pun juga tidak segan-segan memberi janji pada
Siwon untuk menangkap Suk Kwan yang menjadi buronan dengan kemampuan
supranaturalnya, tapi tentu saja dengan satu syarat yang harus ia penuhi
sebagai imbalannya: Siwon harus menjauhi
Astrid selamanya.
Jujur saja
saat akan membeli buku ini, aku sama sekali tidak memiliki banyak pertimbangan
karena mengetahui penulisnya adalah Putu Felisia yang sebelumnya sukses
membiusku dengan Shadow Light. Apalagi
sekilas aku merasa bahwa buku ketiganya ini memiliki cover dan synopsis yang cukup
baik. Tapi setelah membaca buku ini aku merasa kehilangan sesuatu. Ya,
kehilangan bagian action yang menjadi
karakteristik unik Putu dari penulis Indonesia lainnya . Padahal aku sangat
menantikan bagian ini tapi sayangnya buku ini malah memunculkan drama romantis ala
Korea yang menurutku sama sekali tidak spesial.
Selain
itu, buku ini juga tidak terlalu focus. Terlalu banyak karakter yang ingin
diungkap sehingga ada karakter seperti Min Woo yang perannya—sepertinya sengaja—disembunyikan
untuk kemudian diungkap di akhir cerita malah dibiarkan begitu saja tanpa
adanya penjelasan lebih lanjut. Padahal dia adalah karakter yang menarik dan
jika saja Putu bisa memanipulasi karakternya
yang tertutup dan tak menjadi perhatian utama itu menjadi peran tak terduga diakhir cerita aku
kira buku ini akan menjadi tambah menarik. Sayangnya semua itu tidak seperti
dugaanku.
Kemudian juga pada bagian-bagian yang agak aneh yaitu pada kemunculan Yoo Shin dan penangkapan Suk Kwan. Entah kenapa aku merasa dari narasi yang disajikan tidak ada yang menyiratkan kerinduan Siwon pada Yoo Shin meskipun kemunculan Yoo Shin tak terlihat. Ia seperti menanggapi biasa saja kemunculan aneh Yoo Shin disisi Astrid. Lalu juga pada penangkapan Suk Kwan yang terkesan di perlama. Padahal di saat See Kyung melakukan siaran pers untuk albumnya, disana Siwon bertemu Suk Kwan. Tapi ia sama sekali tidak melakukan apapun, malah menyelamatkan Astrid yang bersamanya dan menjauh dari tempat itu. Ya ampun bagaimana bisa dia tidak menangkap atau setidaknya melakukan sesuatu terhadap Suk Kwan saat itu juga?
Namun
disamping kekurangan itu, aku lumayan suka beberapa hal baru dalam buku ketiga
Putu Felisa ini. Yang pertama adalah inisiatif Putu untuk terus memasukkan unsur
Indonesia dalam setiap bukunya yang mengambil setting luar negeri. Apalagi
menariknya lagu anak Indonesia ‘ Bintang Kejoura’ juga dimunculkan disini dan
menjadi pondasi cerita yang baik untuk mengakhiri kisah karakter utamanya. Lalu yang
terakhir, dibanding dengan karakter Astrid yang perfect life dan terkesan cengeng aku
lebih suka dengan Se Kyung dan kehidupan yang dialaminya. Dia adalah karakter
yang tegar dan punya sikap yang ramah--tidak seperti karakter perempuan lain
yang menjadi pesaing dengan sikap yang kebanyakan antagonis. Aku suka Putu
tidak mengumbar drama persekongkolan Se Kyung dengan siapapun untuk
menghancurkan Astrid hanya untuk merebut Siwon. (Oh ayolah itu terlalu basi)
Overall,
aku tidak bisa mengungkapkan rasa puasku pada buku ketiga Putu ini. Terlalu
banyak yang membuatku kecewa. Alih-alih mau berbicara harmoni seperti taqline buku ini, melodi dasarnya yang sebenarnya indah malah hancur oleh nada-nadanya yang telah menghilang. so sad :(
=================
Judul : Seoul Sonata
Penulis : Putu Felisia
Penerbit: Media Pressindo
Terbit : @2012
ISBN : 978-979-911-146-3
Tebal : 217 hal
=================